Mitos atau Fakta: Tidur Sore Hari Bikin Malas dan Rezeki Menjauh

by | May 14, 2025 | education | 0 comments

Tidur sore bikin malas dan menjauhkan rezeki — mitos atau fakta? Kalimat ini sering kali kita dengar sejak kecil, terutama dalam budaya Jawa. Banyak orang percaya bahwa kebiasaan tidur di sore hari bisa membuat seseorang jadi pemalas dan sulit mendapatkan rezeki. Tapi benarkah demikian? Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas asal-usul mitos tersebut sekaligus melihat penjelasan ilmiahnya secara objektif.

“Jangan tidur sore, nanti jadi pemalas, rezekinya susah.”

Tapi, apakah benar tidur di sore hari bisa membuat seseorang jadi malas dan menjauhkan rezeki? Atau ini cuma bagian dari budaya dan cara orang tua mendidik anak? Mari kita bahas dari dua sisi: budaya (mitos) dan penjelasan ilmiah.

Asal-usul Mitos atau Fakta: Ajaran Moral Lewat Petuah

Dalam budaya Jawa, ada banyak petuah yang mengandung nilai-nilai etika. Larangan tidur sore bukan semata-mata karena gaib atau klenik, melainkan sebagai bentuk ajaran untuk menanamkan kebiasaan produktif sejak kecil. Di masa lalu, pekerjaan rumah dan ladang dilakukan sejak pagi. Tidur di sore hari dianggap kemalasan atau pemborosan waktu, terutama jika pekerjaan belum selesai.

Lambat laun, larangan ini menjadi mitos, diselimuti dengan peringatan “bisa kehilangan rezeki” atau bahkan “didatangi makhluk halus”, agar anak-anak lebih patuh.

Penjelasan Ilmiah: Apa Kata Sains Tentang Tidur Sore?

Tidur sore (nap/siang menjelang sore) sebenarnya tidak buruk, jika dilakukan dengan durasi dan waktu yang tepat.

Baca Juga :  Salah Tata Letak, Rumah Jadi Nggak Nyaman

Manfaat Tidur Siang atau Sore Singkat (Power Nap)

  • Meningkatkan fokus dan konsentrasi
  • Membantu pemulihan otak
  • Mengurangi stres dan kelelahan
  • Meningkatkan suasana hati

Namun…

Risiko Tidur di Sore Hari Terlalu Lama (Apalagi Menjelang Magrib)

  • Gangguan ritme sirkadian: Tubuh jadi bingung membedakan siang dan malam, menyebabkan insomnia.
  • Rasa lelah berlebih saat bangun (sleep inertia)
  • Penurunan produktivitas: Jika tidur terlalu lama, pekerjaan bisa tertunda.
  • Gangguan tidur malam: Orang jadi susah tidur malam karena sudah ‘kenyang’ tidur sore.

Jadi, jika seseorang sering tidur terlalu lama di sore hari, memang bisa membuat tubuh terasa lesu dan kebiasaan ini bisa menurunkan produktivitas, bukan karena mitos, tapi karena dampak biologisnya.

Sangkut Pautnya dengan Rezeki?

Dalam budaya Jawa dan Islam pun dikenal prinsip:

“Barang siapa yang bangun pagi dan giat bekerja, maka rezekinya akan dilapangkan.”

Tidur sore berlebihan bisa membuat seseorang tidak produktif, kehilangan waktu emas untuk bekerja, berusaha, atau berinteraksi sosial. Maka tidak heran jika dalam bahasa budaya, itu dianggap bisa “menjauhkan rezeki”.

Namun, rezeki tentu tidak semata-mata soal jam tidur, melainkan gabungan dari usaha, konsistensi, dan keberkahan.

Kesimpulan: Mitos Ada Benarnya, Tapi Harus Dikritisi

  • Tidur sore tidak haram dan tidak selalu buruk. Jika hanya sebentar (15–30 menit), malah bermanfaat.
  • Tapi tidur sore terlalu lama dan terlalu sering memang bisa bikin tubuh lemas, malas, bahkan mengganggu tidur malam.
  • Petuah Jawa tentang “tidur sore bikin rezeki menjauh” adalah bentuk pengajaran moral agar orang terbiasa hidup disiplin dan produktif.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This