5 Material Plafon Rumah Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

by | Oct 16, 2023 | DIY, Lifestyle, Tips dan Trik | 0 comments

Seperti yang diketahui, plafon merupakan permukaan interior atas yang berhubungan dengan langit-langit bangunan. Plafon rumah minimalis berfungsi untuk menangkal panas maupun dingin dalam ruangan. Selain itu, plafon juga menjadi komponen untuk mempercantik ruangan.

Jenis plafon yang tersedia, ada beragam jenis materialnya. Setiap jenis dan materialnya pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi, Anda bisa memilih dan menggunakan sesuai kebutuhan.

Yuk, langsung saja simak kurang lebihnya material plafon di bawah ini!

Material Plafon Rumah Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Berikut material plafon yang bisa Anda jadikan rekomendasi untuk rumah sebagai berikut :

1. Plafon Gypsum

Jenis plafon yang satu ini terbuat dari bahan bubuk kapur. Material plafon ini paling banyak digunakan di rumah. Hal ini dikarenakan gypsum menghasilkan permukaan halus dan rapi tanpa sambungan.

Kelebihan material gypsum untuk plafon :

  • Menghasilkan langit-langit ruangan yang bersih, halus, dan rapi.
  • Mudah didapatkan di toko bangunan.
  • Memiliki banyak variasi dan model.
  • Pemasangan mudah dilakukan

Kekurangan material gypsum untuk plafon :

  • Material tidak cocok di ruangan lembab.
  • Lebih mudah rusak jika terkena air.
  • Tidak terlalu awet untuk jangka waktu panjang

2. PVC Plafon

Plafon ini terbuat dari material PVC. PVC memiliki sifat yang anti air, tahan panas, tahan serangga, dan lain sebagainya. Tidak heran, jika material ini banyak digunakan untuk material plafon. Berikut kelebihan dan kekurangan material PVC yaitu :

Baca Juga :  Pintu Rumah Bisa Mengubah Tampilan Hunian, Ini Alasannya

Kelebihan:

  • Material cenderung ringan sehingga cocok untuk plafon.
  • Anti air, tahan serangga, dan panas.
  • Cocok dan awet untuk jangka panjang.
  • Banyak pilihan model dan motif

Kekurangan:

  • Harga terbilang mahal karena kualitas materialnya
  • Jika terdapat bagian rusak, ganti menggunakan material baru

3. Material GRC

GRC merupakan campuran kaca dan beton komposit yang diolah dengan baik. Sehingga, plafon ini sangat kuat dan kokoh untuk jangka panjang. Tidak heran jika harganya cenderung mahal, karena kekuatan materialnya yang sangat kuat.

Kelebihan:

  • Memiliki daya tahan yang sangat kuat
  • Tahan terhadap cuaca tropis
  • Tidak mudah terbakar

Kekurangan:

  • Harga yang relatif mahal
  • Keterbatasan bentuk dan variasi

4. Plafon Triplek

Plafon triplek memiliki bentuk yang sederhana dan cenderung murah. Desain plafon ini menghasilkan kesan natural dan alami. Untuk pemasangannya sendiri cukup mudah. Berikut kelebihan dan kekurangan plafon triplek yaitu :

Kelebihan :

  • Materialnya ringan namun kuat
  • Mudah di pasang sendiri oleh pemilik rumah
  • Tersedia di toko bangunan terdekat

Kekurangan :

  • Tidak tahan air
  • Rawan terkena rayap dan jamur
  • Tampilan kurang menarik

5. Plafon Asbes (Eternit)

Plafon asbes cukup terkenal pada zamannya karena harganya yang terjangkau dan banyak tersedia di toko bangunan terdekat. Namun, plafon yang satu ini cenderung mudah rusak dan tidak tahan lama. Berikut kelebihan dan kekurangan plafon asbes yaitu :

Kelebihan :

  • Mudah di pasang sendiri maupun tukang
  • Harga yang relatif murah
  • Tahan terhadap segala macam cuaca

Kekurangan :

  • Mengeluarkan serbuk yang cukup berbahaya
  • Relatif mudah patah

Itulah tadi beberapa macam material plafon rumah minimalis. Sebaiknya, jangan asal pilih material untuk plafon rumah. Sementara itu, sesuaikan dengan kebutuhan dan pertimbangkan untuk jangka panjang.

Baca Juga :  Inspirasi Warna Cat Rumah Terpopuler 2025

Untuk mendapatkan update terbaru, kunjungi kami di Wadja Karya Dunia.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This